Belajar Bertani Sejak Dini: Menanam Kangkung dan Pakcoy dengan Sistem Hidroponik di MIS Wonoyoso 01
Dalam kegiatan ini, para siswa belajar menanam dua jenis sayuran, yaitu kangkung dan pakcoy. Dengan bimbingan guru, siswa diajak mengenal berbagai bahan dan alat yang digunakan dalam proses penanaman hidroponik.
Mengenal dan Mempraktikkan Cara Menanam
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari buku pelajaran, tetapi juga memperoleh pengalaman secara langsung. Mereka terlihat antusias dan bersemangat mengikuti setiap tahapan kegiatan.
Belajar Merawat Tanaman
Setelah proses penanaman selesai, siswa juga belajar bahwa tanaman membutuhkan perawatan agar dapat tumbuh dengan baik. Mereka diajarkan untuk memperhatikan kebutuhan air dan nutrisi, menjaga kebersihan tempat penanaman, serta mengamati pertumbuhan tanaman setiap harinya.
Dari kegiatan ini, siswa belajar tentang pentingnya kesabaran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Saatnya Memanen Hasil Tanaman
Setelah melalui proses perawatan, tibalah saat yang paling ditunggu-tunggu, yaitu memanen hasil tanaman hidroponik. Para siswa merasa senang dan bangga karena dapat melihat hasil dari usaha yang telah mereka lakukan sejak awal penanaman.
Kegiatan memanen ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa. Mereka belajar bahwa setiap usaha dan perawatan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
Menikmati Hasil Panen Bersama
Keseruan kegiatan tidak berhenti sampai proses panen saja. Hasil tanaman kangkung dan pakcoy yang telah dipanen kemudian dinikmati bersama.
Momen makan bersama menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus mengajarkan kepada siswa tentang kebersamaan, rasa syukur, dan pentingnya mengonsumsi sayuran untuk menjaga kesehatan tubuh.
Menanam Hari Ini, Menjaga Lingkungan untuk Masa Depan
Melalui kegiatan hidroponik ini, MIS Wonoyoso 01 berharap dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap lingkungan sejak usia dini. Siswa diajak memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menanam, merawat, dan memanfaatkan tanaman di sekitar kita.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pembelajaran nyata dalam mendukung program sekolah Adiwiyata. Dengan belajar bercocok tanam, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mandiri, peduli lingkungan, bertanggung jawab, dan memiliki kebiasaan hidup sehat.
Dari menanam, merawat, hingga memanen dan
makan bersama, semuanya menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan. Karena belajar tidak harus selalu di dalam kelas, tetapi juga bisa melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi kehidupan.
Salam peduli lingkungan! Hijau sekolahku, sehat lingkunganku!
MIS Wonoyoso 01 – Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan.




